Seseorang SMS sahabat karibnya: "Bro, aku lagi butuh 500 ribu, penting banget, darurat. Please, tolong pinjami aku dulu".
Sahabatnya membalas: "Tunggu barang setengah jam ya bro, insya Allah nanti aku transfer".

Sudah lewat dari 1/2 jam . . satu jam . . tapi sahabatnya tidak juga memberi kabar. Ketika ditelpon pun ternyata HP nya tidak aktif.

Ia pun kecewa kepada sahabatnya itu. Ia merasa sahabatnya meninggalkannya. Bahkan setelah dua jam berlalu HP sahabatnya belum juga bisa dihubungi, tidak aktif!


Ia pun mengirim SMS kepada sahabatnya, isinya:
"Selama ini aku tidak pernah mengecewakanmu bro. Selama ini kita saling bantu. Kita sudah seperti saudara. Tapi kenapa sekarang engkau lari dariku?! Apa salahku?!"

Tapi status pengirimannya PENDING, belum terkirim.
15 menit kemudian, sahabatnya menelpon. Baru saja ia bertanya kepada sahabatnya kenapa tidak bisa dihubungi, tiba-tiba ada SMS masuk ke HP sahabatnya.

"Sebentar ya bro, aku matiin dulu, ada SMS masuk, aku takut ini SMS penting".

Ternyata SMS yang tadi dikirim, baru saja sampai ke HP sahabatnya itu. Setelah dibaca, sahabatnya menelpon kembali dan berkata:

"Astaghfirullah, semoga Allah mengampunimu, brooo . . Aku tidak bermaksud mematikan HP untuk lari darimu. Aku mematikan HP karena aku sedang menjual HPku untuk membantu kebutuhanmu. Lalu, dari sisa penjualan, aku belikan HP second agar bisa menghubungimu".

Sahabat ...
Manusia hari ini suka bersangka-sangka..
Ada sangkaan baik...dan ada sangkaan buruk...

Orang rajin beribadah disangka riya
Orang yang bersantai disangka malas
Orang yang pakai baju baru disangka pamer
Orang yang pakai baju buruk disangka tidak hormat
Orang makan banyak disangka rakus
Orang makan sedikit disangka “diet” ketat
Orang baik disangka buruk
Orang buruk disangka baik
Orang tersenyum disangka mengejek
Orang masam disangka menyindir
Orang mengkritik disangka mengumpat
Orang diam disangka menyendiri
Orang menawan disangka pakai susuk

Siapa tahu..
Yang diam itu karena berzikir kepada Allah
Siapa tahu...
Yang tersenyum itu karena bersedekah
Siapa tahu...
Yang bermuka masam itu karena mengenangkan dosa-dosanya
Siapa tahu...
Yang menawan itu karena bersih hati dan fikirannya
Siapa tahu...
Yang ceria itu karena cerdas fikirannya & senantiasa mengingat Allah...

Sahabat...
Mari....
Hilangkan fikiran negatif....
Kembangkan energi positif...
Agar hidup ini lebih inspiratif....

Semoga Bermanfaat.. 
Tetap tersenyum dan tetap SEMANGAT 
Ingin istrimu dan suami awet muda?

By: Ust Cahyadi Takariawan

Suatu pagi, tiga orang perempuan, A, B dan C tengah berbincang di ruang imajiner saya.

A.: “Wah, kamu tampak awet muda dan ceria, B. Apa rahasianya?”

B : “Biasa sih. Aku rajin ke salon kecantikan dan melakukan perawatan tubuh di sana. Itu sebabnya aku selalu tampak awet muda”.

A: “Kalau kamu, C ? Apa rahasia kamu selalu tampak awet muda?”

C : “Gampang kok. Tiap hari aku dipeluk suamiku 12 kali. Ini yang membuatku awet muda”.


Ya,  Ada Banyak Cara Awet Muda. Sejak dari yang membayar mahal sampai yang murah.

Pelukan suami kepada isteri, dan sebaliknya, tidak bisa digantikan oleh apapun dan oleh siapapun. Benar-benar spesial, dan tak tergantikan oleh kecanggihan teknologi.

Dan hanya boleh dilakukan oleh pasangan yang sah.

Saling memeluk menimbulkan perasaan nyaman, karena yang memeluk adalah pasangan yang sah.

Jika berpelukan dengan selingkuhan akan menimbulkan perasaan tidak nyaman karena takut ketahuan. Juga menimbulkan perasaan bersalah serta berdosa karena mengkhianati pasangan.

Bagaimana Pelukan Mampu Membuat Awet Muda?

Saat berpelukan, tubuh melepaskan hormon oxytocin yang berkaitan dengan rasa damai dan cinta. Hormon ini membuat jantung dan pikiran menjadi tenang dan sehat. Itulah sebabnya, pelukan diyakini dapat menambah angka harapan hidup pasangan anda. Satu pelukan, bisa meningkatkan angka harapan hidup satu hari bagi pasangan anda.

Setiap kali anda memeluk pasangan dengan penuh ketulusan dan kasih sayang, bertambahlah angka harapan hidupnya, karena bertambah rasa bahagia dan kesehatan jiwanya.

Penambahan angka harapan hidup ini akan tampak pada penampilannya yang awet
muda. Semakin sering dipeluk, semakin tambah awet muda.

Jadi kalau ada istri yang tampak lelah dan tampak cepat tua, lebih tua dari usia sebenarnya, mungkin karena jarang dipeluk suaminya.


Semoga bermanfaat
Firman Allah: "Wahai Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda [kematian]ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah..." (QS. Al Munafiqun: 10)

Kenapa dia tidak mengatakan,
"Maka aku dapat melaksanakan umroh"
"Maka aku dapat melakukan sholat atau puasa" dll?

Berkata para ulama, Tidaklah seorang mayit menyebutkan "sedekah" kecuali karena dia melihat besarnya pahala dan imbas baiknya setelah dia meninggal...

Maka, perbanyaklah bersedekah, karena seorang mukmin akan berada dibawah naungan sedekahnnya...


Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam bersabda,

“Setiap orang akan berada di bawah naungan sedekahnya, hingga diputuskan perkara-perkara di antara manusia.” (HR. Ahmad)

Dan, bersedekahlah atas nama orang-orang yang sudah meninggal diantara kalian, karena sesungguhnya mereka sangat berharap kembali ke dunia untuk bisa bersedekah dan beramal shalih, maka wujudkanlah harapan mereka.

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha bahwasanya ada seseorang mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian dia mengatakan,

“Wahai Rasulullah, sesungguhnya Ibuku tiba-tiba saja meninggal dunia dan tidak sempat menyampaikan wasiat padaku. Seandainya dia ingin menyampaikan wasiat, pasti dia akan mewasiatkan agar bersedekah untuknya. Apakah Ibuku akan mendapat pahala jika aku bersedekah untuknya? Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Iya”. (HR. Bukhari & Muslim)

Dan, biasakan, ajarkan anak-anak kalian untuk bersedekah

(bagi yang baca) Ya Allah berikan kesehatan, berkahilah umurnya, kucurkanlah rezekinya, jadikanlah keluarganya sakinah mawaddah warahmah. Al fatihah....amin..


Semoga  bermanfaat.
Menurut insklopedi Katolik, perayaan Valentine Day konon diadopsi dari perayaan Hari Raya Katolik, yang paling tidak dapat diidentifikasi merujuk dari tiga sumber, yaitu tiga martir atau santo (orang suci) yakni:

1. Diadopsi dari seorang pastur di Roma.

2. Diadopsi dari seorang ukskup Interanma (modern Terni).

3. Diadopsi dari seorang martir di propensi Romawi Afrika.


Namun, menurut Paus Gelalius I, pada tahun 496 ia menyatakan bahwa sebenarnya tidak ada yang diketahui mengenai martir-martir ini, tetapi hari atau tanggal 14 Pebruari ditetapkan sebagai Hari Raya Peringatan Santo Valentinus, yang tentunya juga menjadi Hari Raya umat Nasrani.

Jadi, Valentine Day ini sama sekali tidak ada keterkaitan dengan ajaran Islam apalagi untuk kemaslahatan umat Islam.

Bahkan seiring berjalannya waktu, Hari Raya Valentine ini menjadi bergeser hingga dikenal sebagai hari kasih sayang.

Pada abad 19, mulailah para pemuda berusaha menyampaikan rasa cinta dan kasih sayangnya kepada kekasih hati mereka melaluli tulisan-tulisan yang dikirim lewat kartu post dengan simbul-simbul percintaan.

Setiap tahun, pergeseran Valentine ini terus berjalan. Bahkan pada priode berikutnya justru 85 % dari para pengirim kartu Valentine Day dilakukan oleh para remaja putri kepada para pemuda tambatan hati mereka.

Menurut beberapa sumber, dewasa ini hampir satu milyar kartu Valentine Day terkirim di seluruh dunia pada tiap tahunnya, dan Hari Raya Valentine ini termasuk Hari Raya umat Narsani terbesar ke dua setelah perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru Masehi.

Bergesernya arti Valentine Day dari waktu ke waktu terus berjalan, bahkan akhir-akhir ini para muda-mudi memaknainya lebih ekstrim hingga menjurus pada arah kebebasan seks (free sex) di kalangan remaja, bahkan sebagian mereka tanpa merasa berdosa dan rasa malu lagi, mereka sudah berani melakukan percintaan dan pacaran mesum alias free sex di depan khalayak umum dengan mengatasnamakan mumpung ada perayaan Valentine Day di bulan Pebruari.

Lantas bagaimana dengan umat Islam, apakah masih layak ikut memeriahkan Valentine Day, Hari Raya ke dua umat Nasrani ini ?

Tentu hanya ahli maksiat dan kaum liberal serta para pengusung ajaran singkretisme saja yang sangat atusias ikut memeriah Valentine Day ini.

Siapakah kaum Liberal dan Sinkretis yang sangat gemar mengorbankan aqidah islamiyah demi kesenangan duniawi semata ?

Kaum Liberal adalah mereka yang mengaku beragama Islam bahkan beridentitas Islam dalam KTP - nya, namun mereka tidak mau terikat dengan aturan baku ajaran syariat Islam, bahkan selalu berusaha mengajak orang lain untuk ikut menolak ajaran syariat Islam, hingga dapat menciptakan suasana kebebasan yang seluas-luasnya bagi mereka dari aturan hukum yang telah ditetapkan oleh agama Islam.

Jadi event kedatangan bulan Pebruari, khususnya tanggal 14 selalu ditunggu-tunggu oleh kaum Liberal, yang mana mereka telah merancangnya sebagai bulan pelampiasan hawa nasfu syahwat yang lepas dari aturan syariat Islam maupun norma kemasyarakatan dan adat ketimuran.

Sedangkan kaum sinkretis adalah mereka yang sengaja berusaha mencampuradukan ajaran-ajaran dan ritual-ritual dari berbagai agama yang berbeda untuk dijadikan satu, atau dijadikan kegiatan bersama seperti yang akhir-akhir ini marak dilakukan oleh komunitas Lintas Agama, contohnya mengadakan Doa Bersama Antar Umat Beragama.

Perilaku komunitas Lintas Agama ini jelas-jelas melawan Firman Allah lakum diinukum waliya diin (Bagimu agamamu dan bagiku agamaku), karena seperti juga kaum Liberal yang tidak mau terikat oleh aturan agama Islam atau merasa terbebas dari ajaran syariat, maka kaum Sinkretis juga tidak mau meninggalkan larangan Allah karena merasa dirinya berhak untuk menjalankan kehidupannya itu tanpa harus peduli terhadap firman Allah tersebut di atas..
Ukuran hidup kaum Sinkretis adalah menyamaratakan kedudukan semua manusia tanpa harus membeda-bedakan mana yang muslim dan mana yang kafir, mana yang meyakini kerasulan Nabi Muhammad SAW dan mana yang mengingkari kerasulan Nabi Muhammad SAW, maka apapun pilihan agama dan keyakinan seseorang harus dihormati dan didukung, hingga memudahkan mereka untuk mengkolaborasikan ajaran-ajaran dari berbagai agama dalam kegiatan ritual-ritual bersama pula.

Maka datangnya bulan Pebruari, khususnya tanggal 14 yang di rayakan sebagai Valentine Day adalah momentum yang selalu ditunggu-tunggu oleh kaum Sinkretis, karena dalam ritual Valentine Day ini dapat dijadikan kegiatan riual bersama muslim non muslim bahkan memudahkan mereka untuk mempengaruhi umat Islam agar ikut bergabung.

Hal ini terbukti berapa banyak para pemuda dan pemudi Islam yang tanpa mereka sadari telah hanyut oleh ajaran kaum Sinkretis ini, sehingga tampak dengan senang hati para kawula muda Islam ikut meramaikan Valentine Day, tanpa mau tahu bahwa perilaku ini hakikatnya dapat mengorbankan aqidah mereka, bahkan pada saat ikut merayakan Valentine Day ini, khusus bagi para pemudi muslimah sangat rawan kehilangan mahkota kesucian (baca : kegadisan) mereka hanya demi sebuah ritual milik kaum Nasrani ini.

Betapa murkanya Allah SWT kepada para penggembira acara-acara ritual non muslim penyembah selain Allah.

Semoga kaum muslimin menyadari betapa bahayanya perayaan Valentine Day bagi aqidah umat Islam, berhati hatilah saudaraku umat Islam, ingatlah Firman Allah dalam Al-qur’an

(TIDAK AKAN RELA ORANG YAHUDI, NASRANI KEPADAMU KECUALI KAU IKUT DALAM AGAMANYA)

Nauzu billah minzalik


Semoga bermanfaat....
Si Budi naik busway dan duduk disebelah ibu muda cantik dan sexy.

Kebetulan ibu muda itu baru mulai menyusui bayinya.

Tapi ketika si ibu muda mau menyusui, si bayi menolaknya..

Si ibu muda berkata " ayo sayang diminum, entar mama kasih sama om yg disebelah loh"…


Si Budi membalas sapaan dengan melirik sambil tersenyum.....

Sepuluh menit kemudian bayi masih saja tidak mau minum asi.

Si ibu muda membujuk lagi "ayo dong sayang diminum susunya… nanti mama kasih om yang disebelah beneran loh…"

Karena tidak tahan merasa dipermainkan tiba-tiba si Budi yang dari tadi duduk di sebelah ibu muda sexy pun angkat bicara langsung dan lantang kepada si ibu muda

"Hei dengar baik-baik ya mbak…. tolong mbaknya cepat ambil keputusan..!, Saya mestinya sudah turun di 4 halte sebelumnya, gak jadi-jadi cuma nungguin jadi dikasih ke saya apa gak sich mbak...?!!!

CELOTEH neh...


Semoga Terhibur

Inilah Beberapa ahli ibadah yang terjerumus dengan dunia dan yang selamat atas dunia

"Cinta dunia adalah pangkal dari segala keburukan" Dunia akan mematikan hati manusia. Cinta dunia itu perkara yang hina, dimana kebaikan yang kau kerjakan akan lari (pahalanya) karena dunia. 

Lalu apa sih yang dimaksud dengan cinta dunia? Apakah kita tidak boleh sama skali menggunakan dunia?? "Tentu tidak.."
Yang dimaksud dunia disini adalah sesuatu yang menyebabkan kita lalai pada Allah dan Rosul-Nya.

Apapun yang kita lakukan yang menyebabkan kita lupa pada Allah dan Rasulullah itulah dunia. Tapi jika sesuatu itu membuat kita dekat dengan Allah maka itu baik.

Beberapa kisah orang sholeh yang tidak cinta terhadap dunia dan tidak ingin menjadikan dunia sebagai tujuan:

1. Imamul Haddad (Al Habib Abdulloh bin Alwi Alhaddad)

Suatu hari beliau didatangi oleh seorang muridnya dan berkata "Wahai guru  akan datang padamu 2 kapal yang berisi emas dan perak"

Lalu habib Abdullah bin Alwi al Haddad mengambil siwaknya.. dan beliau celupkan kedalam air sambil berkata "Wahai fitnah tenggelamlah engkau"
Maka tenggelamlah 2 counter kapal tersebut

2. Al Habib Abdul Qodir bin Ahmad Assegaf

Suatu hari beliau didatangi seseorang yang membawa sekarung uang untuk diberikan kepada beliau. Kemudian ketika orang tersebut telah pergi beliau keluar dengan membawa karung terssebut dan pergi mengelilingi kota jeddah untuk membagikan uang tersebut. Dan beliau tidak mau pulang sebelum uang itu benar2 habis.

Beberapa kisah orang yang ahli beribadah namun terjerumus dengan dunia

1. Kisah Qorun (sahabat Nabi Musa AS)

Awalnya Qorun adalah salah seorang pengikut Nabi Musa AS yang sangat taat beribadah. Karena sangat sibuk beribadah, Qorun tidak begitu peduli dengan masalah duniawi. Alhasil Qorun dan keluarganya hidup serba kekurangan. Namun, meski begitu Qorun termasuk ulama yang sangat disegani saat itu. Hingga suatu hari Qorun datang kepada nabi Musa dan meminta kepada nabi Musa untuk mendo'akannya agar dia menjadi kaya, dan berjanji akan membantu dakwah nabi Musa dengan harta tersebut. Hingga nabi Musa pun mendo'akan qorun dan qorun menjadi kaya raya.

Namun kekayaannya membuat qorun lupa, dia mulai jarang beribadah hingga sama sekali tidak mau beribadah. Bahkan dia mulai ingkar kepada Nabi Musa Alaihisholatu wassalam. Hingga pada akhirnya Allah mengazab qorub dengan menenggelamkan qorun beserta hartanya ke dalam bumi.

2. Kisah Tsa'labah (sahabat Rasulullah SAW)

Dahulu tsa'labah adalah sahabat Rasululullah yang miskin namun sangat taat dalam beribadah. Dia tidak pernah meninggalkan sholat jamaah di masjid. Saking miskinnya dia hanya memiliki 1 pakaian untuk sholat yang di gunakan bergantian dengan istrinya.

Suatu hari tsa'labah merasa bosan dengan kemiskinannya hingga ia datang pada Rasulullah untuk mendo'akannya agar menjadi kaya. Namun Rasulullah menolaknya dan berkata "wahai tsa'labah sesungguhnya kau tidak akan kuat menanggungnya" Tsa'labah pulang, dan keesokan harinya dia datang lagi dengan permintaan yang sama.

Hingga pada hari ketiga Rasulullah pun mendo'akan tsa'labah menjadi kaya dan memberikan seekor kambing sebagai modal. Hingga pada akhirnya tsa'labah menjadi kaya raya.

Namun akibat sibuk dengan kekayaannya tsa'labah mulai jarang ke masjid. Dan lama kelamaan ia tidak pernah lagi datang kemasjid.

Akibat kekufurannya ini akhirnya tsa'labah dihinakan oleh Allah dan oleh agamanya.

Demikian sedikit kisah tentang orang yang benar-benar tidak menginginkan dunia sebagai tujuan utamanya, Karena beliau tau bahwa kecintaan pada dunia akan merusak ibadah yang beliau kerjakan dan kisah orang yang terjerumus kedalam cinta dunia.

Rasulullah SAW bersabda: "Kelak akan datang pada umatku di akhir zaman dimana dirham (uang) nya lebih utama dari pada Sholatnya" (HR. Muslim).

Semoga bermanfaat...
Sepulang dari kantor, Murkisid mampir ke sebuah mall untuk membeli obat di sebuah counter obat-obatan.

Setelah nyerahin resepnya, ia membeli rokok di counter sebelahnya dan duduk santai nunggu panggilan obat.

Sambil menunggu pesanan obatnya, rokok yang ia beli ia sulut sebatang. Tapi baru tiga isepan, dia udah disamperin Satpam yang ada di deket situ: "Maaf Mas, rokoknya tolong dimatikan, di ruangan ber-AC dilarang merokok!", tegur si Satpam.


Sok merasa lebih pinter, Murkisid mencoba membela diri (walaupun sebenarnya cuma untuk menutupi rasa malu karena ditegur Satpam): "Laah....aneh banget peraturan di sini, gue kan beli rokoknya di counter mall sini juga. Kalau gitu di mall ini jangan jualan rokok dong.!", kata Murkisid kesel.

Sang Satpam nggak kalah gertak, dengan kalem dia menjawab: "Yaaah Mas..., asal Anda tahu aja, counter obat-obatan itu juga jual KONDOM kok, tapi nggak ada yang ngotot makenya disini...!"


*Murkisid tepok jidat, 'trus doi kunyah sisa rokoknya* 
Di suatu sekolah dasar, ada seorang guru yang selalu tulus mengajar dan selalu berusaha dengan sungguh-sungguh membuat suasana kelas yang baik untuk murid-muridnya.


Ketika guru itu menjadi wali kelas 5, seorang anak–salah satu murid di kelasnya, selalu berpakaian kotor dan acak-acakan. Anak ini malas, sering terlambat dan selalu mengantuk di kelas. Ketika semua murid yang lain mengacungkan tangan untuk menjawab kuis atau mengeluarkan pendapat, anak ini tak pernah sekalipun mengacungkan tangannya.

Guru itu mencoba berusaha, tapi ternyata tak pernah bisa menyukai anak ini. Dan entah sejak kapan, guru itu pun menjadi benci dan antipati terhadap anak ini.
Di raport tengah semester, guru itu pun menulis apa adanya mengenai keburukan anak ini.

Suatu hari, tanpa disengaja, guru itu melihat catatan raport anak ini pada saat kelas 1. Di sana tertulis “Ceria, menyukai teman-temannya, ramah, bisa mengikuti pelajaran dengan baik, masa depannya penuh harapan,”

“..Ini pasti salah, ini pasti catatan raport anak lain….,” pikir guru itu sambil melanjutkan melihat catatan berikutnya raport anak ini.

Di catatan raport kelas 2 tertulis, “Kadang-kadang terlambat karena harus merawat ibunya yang sakit-sakitan,”

Di kelas 3 semester awal, “Sakit ibunya nampaknya semakin parah, mungkin terlalu letih merawat, jadi sering mengantuk di kelas,”

Di kelas 3 semester akhir, “Ibunya meninggal, anak ini sangat sedih terpukul dan kehilangan harapan,”

Di catatan raport kelas 4 tertulis, “Ayahnya seperti kehilangan semangat hidup, kadang-kadang melakukan tindakan kekerasan kepada anak ini,”

Terhentak guru itu oleh rasa pilu yang tiba-tiba menyesakkan dada. Dan tanpa disadari diapun meneteskan air mata, dia mencap memberi label anak ini sebagai pemalas, padahal si anak tengah berjuang bertahan dari nestapa yang begitu dalam…
Terbukalah mata dan hati guru itu.
Selesai jam sekolah, guru itu menyapa si anak: “Bu guru kerja sampai sore di sekolah, kamu juga bagaimana kalau belajar mengejar ketinggalan, kalau ada yang gak ngerti nanti Ibu ajarin,”

Untuk pertama kalinya si anak memberikan senyum di wajahnya.

Sejak saat itu, si anak belajar dengan sungguh-sungguh,

prepare dan review dia lakukan dibangkunya di kelasnya.

Guru itu merasakan kebahagian yang tak terkira ketika si anak untuk pertama kalinya mengacungkan tanganya di kelas. Kepercayaan diri si anak kini mulai tumbuh lagi.

Di Kelas 6, guru itu tidak menjadi wali kelas si anak.

Ketika kelulusan tiba, guru itu mendapat selembar kartu dari si anak, di sana tertulis. “Bu guru baik sekali seperti Bunda, Bu guru adalah guru terbaik yang pernah aku temui.”

Enam tahun kemudian, kembali guru itu mendapat sebuah kartu pos dari si anak. Di sana tertulis, “Besok hari kelulusan SMA, Saya sangat bahagia mendapat wali kelas seperti Bu Guru waktu kelas 5 SD. Karena Bu Guru lah, saya bisa kembali belajar dan bersyukur saya mendapat beasiswa sekarang untuk melanjutkan sekolah ke kedokteran.”

Sepuluh tahun berlalu, kembali guru itu mendapatkan sebuah kartu. Di sana tertulis, “Saya menjadi dokter yang mengerti rasa syukur dan mengerti rasa sakit. Saya mengerti rasa syukur karena bertemu dengan Ibu guru dan saya mengerti rasa sakit karena saya pernah dipukul ayah,”

Kartu pos itu diakhiri dengan kalimat, “Saya selalu ingat Ibu guru saya waktu kelas 5. Bu guru seperti dikirim Tuhan untuk menyelamatkan saya ketika saya sedang jatuh waktu itu. Saya sekarang sudah dewasa dan bersyukur bisa sampai menjadi seorang dokter. Tetapi guru terbaik saya adalah guru wali kelas ketika saya kelas 5 SD.”

Setahun kemudian, kartu pos yang datang adalah surat undangan, di sana tertulis satu baris,

“mohon duduk di kursi Bunda di pernikahan saya,”

Guru pun tak kuasa menahan tangis haru dan bahagia.

Semoga Bermanfaat


Suasana sebuah kampung tiba-tiba heboh, karena pada saat jam 22.00 terdengar adzan berkumandang dari sebuah mushalla setempat melalui pengeras suara yang memecah keheningan malam.

Warga berbondong-bondong mendatangi mushalla itu meski mereka sudah tahu siapa yang melakukannya...

Mbah Sadi, suaranya sudah dikenal dikampung itu, umurnya sudah mencapai kepala tujuh.


Warga dipenuhi pertanyaan, mengapa Mbah Sadi adzan pada jam sepuluh malam..??

Ketika warga sampai di pintu mushalla, Mbah Sadi baru selesai adzan dan mematikan sound system. “Mbah tahu gak, jam berapa sekarang..??” kata Pak RT.

“Adzan apa jam segini, Mbah..??” “Jangan-jangan Mbah sudah ikut aliran sesat,” sambar Roso dengan nada prihatin.

Sekarang banyak betul aliran macam-macam. “Ah, dasar Mbah Sadi sudah gila. “Kalau nggak gila, mana mungkin adzan jam segini..??”

“Kalian ini......,” jawab Mbah Sadi tenang. “Tadi, waktu saya adzan Isya, tidak seorang pun yang datang ke musholla. Sekarang saya adzan jam 10 malam, kalian malah berbondong-bondong kemushalla.

Satu kampung lagi...!!!

Kalo gitu... SIAPA YANG GILA....???”

Wargapun pulang satu persatu tanpa protes lagi. Termasuk Pak RT yang kemudian menjauh perlahan-lahan, tak berani melihat wajah Mbah Sadi.

Mawas diri...dipanggil dan di ingatkan yg baik-baik kadang-kadang kita tidak mau mendengarkan. Bahkan di panggil untuk sholat saja, kita tak sempat datang. Tetapi begitu ada kesempatan membodoh-bodahkan dan memarahi orang, kita menyempatkan diri untuk datang.

Semoga  bermanfaat.....

Ada seorang wanita sudah janda, umur 50 tahun, penampilan masih oke, mengeluh kepada dokter kalau kencing kadang-kadang ada rasa sakit. Lalu dia disuruh melakukan pemeriksaan urinenya. 

Besok paginya ibu itu kencing dan dimasukan kebotol lalu menyuruh pembantunya untuk membawa botol itu ke laboratorium rumah sakit. Tapi naas, karena si pembantu itu terpeleset dan jatuh, sehingga menyebabkan botol yang dibawanya terbuka dan isinya tertumpah semua. 


Karena takut diomelin, lalu si pembantu menggantinya dengan air kencingnya sendiri, dan membawa ke laboratorium. Setelah itu resi tanda terima diserahkan kemajikannya.

Keesokan harinya sang ibu datang berobat lagi sambil membawa hasil laboratorium.

Dokter : Ibu punya suami?!

Si janda : Nggak dok, udah lama jadi janda, suami saya meninggal.

Dokter : Maaf bu, apakah ibu punya pacar atau pria yang suka menemani ibu?

Si janda: Nggak dok, saya di rumah saja kok, paling-paling ikut kegiatan sosial dikit-dikit.
(Si dokter bingung)

Akhirnya si dokter mengatakan: Ibuuuuuuuuuu.. (dengan nada sehalus mungkin), dari hasil pemeriksaan laboratorium, saya harus mengucapkan selamat pada ibu, karena ibu saat ini sedang mengandung, jadi mungkin rasa sakit kalau kencing itu bisa diakibatkan karena kehamilan ibu dan untuk itu saya kasih resep dan surat pengantar supaya ibu di rujuk ke dokter kandungan untuk merawat kandungan ibu.

Ekspresi muka si ibu, pucat pasi dan penuh kebingungan, akhirnya dengan langkah gontai dia berjalan pulang. Sesampainya dirumah ibu itu lari kedapur dan membuka lemari es lalu mengambil TERONG UNGU YANG GEDE, lalu dia banting-banting tuh terong ke meja sampe hancur sambil mengumpat:

"Sialan loe terong...!!! Sialan lu terong!!!
Semua ini gara-gra eloe gue jadi hamil !!!,Gimana anak gua nanti rupanya...???!!!, Jangan-jangan nanti mukanya ungu, sialan loe!! Gua nggak mau lagi..!!! Gua kapok!!! Kapok!!"


Tanpa dia ketahui bahwa hasil laboratorium itu adalah milik pembantunya

Semoga Terhibur
Kisah nyata yang diceritakan oleh Syaikh Abdul Muhsin Al Ahmad ini terjadi di Abha, ibu kota Provinsi Asir Arab Saudi.

“Setelah melaksanakan shalat Maghrib dia berhias, menggunakan gaun pengantin putih yang indah, mempersiapkan diri untuk pesta pernikahannya. Lalu dia mendengar azan Isya, dan dia sadar kalau wudhunya telah batal.


Dia berkata pada ibunya : “Bu, saya mau berwudhu dan shalat Isya.”

Ibunya terkejut : “Apa kamu sudah gila? Tamu telah menunggumu untuk melihatmu, bagaimana dengan make-up mu? Semuanya akan terbasuh oleh air.”
Lalu ibunya menambahkan : “Aku ibumu, dan ibu katakan jangan shalat sekarang! Demi Allah, jika kamu berwudhu sekarang, ibu akan marah kepadamu”

Anaknya menjawab : “Demi Allah, saya tidak akan pergi dari ruangan ini, hingga saya shalat. Ibu, ibu harus tahu “bahwa tidak ada kepatuhan kepada makhluk dalam kemaksiatan kepada Pencipta”!!

Ibunya berkata : “ Apa yang akan dikatakan tamu-tamu kita tentang mu, ketika kamu tampil dalam pesta pernikahanmu tanpa make-up?? Kamu tidak akan terlihat cantik dimata mereka! dan mereka akan mengolok-olok dirimu !
Anak nya berkata dengan tersenyum : “Apakah ibu takut karena saya tidak akan terrlihat cantik di mata makhluk? Bagaimana dengan Penciptaku? Yang saya takuti adalah jika dengan sebab kehilangan shalat, saya tidak akan tampak cantik dimata-Nya”.

Lalu dia berwudhu, dan seluruh make-up nya terbasuh. Tapi dia tidak merasa bermasalah dengan itu. Lalu dia memulai shalatnya. Dan pada saat itu dia bersujud, dia tidak menyadari itu, bahwa itu akan menjadi sujud terakhirnya.
Pengantin wanita itu wafat dengan cara yang indah, bersujud di hadapan Pencipta-Nya. Ya, ia wafat dalam keadaan bersujud.

Betapa akhir yang luar biasa bagi seorang muslimah yang teguh untuk mematuhi Tuhannya! Banyak orang tersentuh mendengarkan kisah ini. Ia telah menjadikan Allah dan ketaatan kepada-Nya sebagai prioritas pertama. “SUBHANALLAH”


Semoga bermanfaat.....
Seorang Penjahat tertembak oleh polisi...dan koma di rumah sakit kemudian dia bermimpi dibawa malaikat ke neraka…

Tapi ia terkejut karena di neraka begitu ramai. Banyak orang berdisco, minum, judi, banyak pula artis-artis cantik, dll....


Langsung saja ia cepat-cepat ingin masuk, Tapi ditahan oleh iblis penjaga pintu: "Tunggu dulu..!! Waktumu belum tiba...ke... kembalilah ke dunia, buatlah yang lebih jahat lagi maka kau pasti masuk neraka!!!

Akhirnya ia dikembalikan kedunia.
Dan benar ia berbuat lebih jahat dan ditembak mati polisi. Ia diantar Malaikat masuk neraka Tapi ia terkejut!!... karena didalam neraka banyak api di mana-mana, bau amis darah dan banyak binatang berbisa..banyak teriakan minta tolong..!!!

Bingung dan ketakutan penjahat itu berkata: "Loh,.. Waktu yang lalu neraka tidak begini...???"

Iblis tersenyum & berkata: "Oh, Waktu itu lagi ada PROMO...!!!" 


Kasihan, Semoga terhibur

Dikisahkan, bahwasanya di waktu Rasulullah s.a.w. sedang asyik bertawaf di Ka’bah, beliau mendengar seseorang di hadapannya bertawaf, sambil berzikir: “Ya Karim! Ya Karim!” 

Rasulullah s.a.w. menirunya membaca “Ya Karim! Ya Karim!” Orang itu Ialu berhenti di salah satu sudut Ka’bah, dan berzikir lagi: “Ya Karim! Ya Karim!” Rasulullah s.a.w. yang berada di belakangnya mengikut zikirnya “Ya Karim! Ya Karim!”

Merasa seperti diolok-olokkan, orang itu menoleh ke belakang dan terlihat olehnya seorang
laki-laki yang gagah, lagi tampan yang belum pernah dikenalinya. Orang itu Ialu berkata: “Wahai orang tampan! Apakah engkau memang sengaja memperolok-olokkanku, karena aku ini adalah orang Arab badwi? Kalaulah bukan kerana ketampananmu dan kegagahanmu, pasti engkau akan aku laporkan kepada kekasihku, Muhammad Rasulullah.”


Mendengar kata-kata orang badwi itu, Rasulullah s.a.w. tersenyum, lalu bertanya: “Tidakkah engkau mengenali Nabimu, wahai orang Arab?” “Belum,” jawab orang itu. “Jadi bagaimana kau beriman kepadanya?”
“Saya percaya dengan mantap atas kenabiannya, sekalipun saya belum pernah melihatnya, dan membenarkan perutusannya, sekalipun saya belum pernah bertemu dengannya,” kata orang Arab badwi itu pula.

Rasulullah s.a.w. pun berkata kepadanya: “Wahai orang Arab! Ketahuilah aku inilah Nabimu di dunia dan penolongmu nanti di akhirat!” Melihat Nabi di hadapannya, dia tercengang, seperti tidak percaya kepada dirinya. “Tuan ini Nabi Muhammad?!” “Ya” jawab Nabi s.a.w.

Dia segera tunduk untuk mencium kedua kaki Rasulullah s.a.w. Melihat hal itu, Rasulullah s.a.w. menarik tubuh orang Arab itu, seraya berkata kepadanya: “Wahai orang Arab! janganlah berbuat serupa itu. Perbuatan seperti itu biasanya dilakukan oleh hamba sahaya kepada juragannya, Ketahuilah, Allah mengutusku bukan untuk menjadi seorang yang takabbur yang meminta dihormati, atau diagungkan, tetapi demi membawa berita.

Ketika itulah, Malaikat Jibril a.s. turun membawa berita dari langit dia berkata: “Ya Muhammad! Tuhan As-Salam mengucapkan salam kepadamu dan bersabda: “Katakanlah kepada orang Arab itu, agar dia tidak terpesona dengan belas kasih Allah. Ketahuilah bahwa Allah akan menghisabnya di hari Mahsyar nanti, akan menimbang semua amalannya, baik yang kecil maupun yang besar!” Setelah menyampaikan berita itu, Jibril kemudian pergi.

Maka orang Arab itu pula berkata: “Demi keagungan serta kemuliaan Tuhan, jika Tuhan akan membuat perhitungan atas amalan hamba, maka hambapun akan membuat perhitungan dengannya!” kata orang Arab badwi itu. “Apakah yang akan engkau perhitungkan dengan Tuhan?” Rasulullah bertanya kepadanya.

‘Jika Tuhan akan memperhitungkan dosa-dosa hamba, maka hamba akan memperhitungkan betapa kebesaran maghfirahnya,’ jawab orang itu. ‘Jika Dia memperhitungkan kemaksiatan hamba, maka hamba akan memperhitungkan betapa keluasan pengampunan-Nya. Jika Dia memperhitungkan kekikiran hamba, maka hamba akan memperhitungkan pula betapa kedermawanannya!’

Mendengar ucapan orang Arab badwi itu, maka Rasulullah s.a.w. pun menangis mengingatkan betapa benarnya kata-kata orang Arab badwi itu, air mata beliau meleleh membasahi Janggutnya. Lantaran itu Malaikat Jibril turun lagi seraya berkata: “Ya Muhammad! Tuhan As-Salam menyampaikan salam kepadamu, dan bersabda: Berhentilah engkau dari menangis! Sesungguhnya karena tangismu, penjaga Arasy lupa dari bacaan tasbih dan tahmidnya, sehingga la bergoncang. Katakan kepada temanmu itu, bahwa Allah tidak akan menghisab dirinya, juga tidak akan memperhitungkan kemaksiatannya. Allah sudah rnengampuni semua kesalahannya dan la akan menjadi temanmu di syurga nanti!”

Betapa sukanya orang Arab badwi itu, mendengar berita tersebut. la Ialu menangis karena tidak berdaya menahan keharuan dirinya.


Semoga Bermanfaat
Diriwayatkan ketika Allah Swt mewahyukan kepada Nabi Adam As kalimat basmalah; Beliau bertanya kepada malaikat Jibril; ini nama apa, yang Allah membuka wahyunya dengannya(basmalah)???


Berkata malaikat Jibril; wahai Adam, ini adalah nama, yang mana karena nama ini tegaklah langit-langit, mengalirlah air karenanya, tegak kokoklah gunung-gunung, tidak bergeraklah bumi dan kuatlah hati-hati makhluk karenanya...
Nabi Saw bersabda; Tidak akan ditolak do'a yang awalnya adalah kalimat basmalah...

Berkata Al-Imam As-Sya'roni didalam kita Al-Yawaaqiit; Sesungguhnya tuan kami Kholid bin Al-Walid, menawan orang-orang kafir didalam benteng mereka(orang-orang kafir), maka mereka orang-orang kafir berkata; apakah engkau meyakini bahwasannya agama Islam adalah benar, maka tunjukkan kepada kami satu ayat agar kami masuk Islam???

Maka berkata beliau(Kholid bin Al-Walid); bawalah kamu sekalian kepadaku racun yang mematikan, maka mereka orang-orang kafir membawakannya, beliau-pun mengambilnya, beliau berucap basmalah dan beliau meminumnya dan racun tersebut tidak berpengaruh sama sekali pada diri sayyiduna Kholid, maka mereka orang-orang kafir berkata; sesungguhnya (Islam) adalah agama yang benar dan mereka-pun masuk Islam.
Kitab Is'aadur Rofiiq hal.5 dan 6.

Semoga Bermanfaat

Blog Archive

Powered by Blogger.

Popular Posts